Dalam melakukan produksi sablon diperlukan tinta yang tepat untuk diaplikasikan pada bahan yang berbeda, untuk itu kita harus mengerti karakteristik tinta sablon dan kecocokannya untuk diaplikasikan pada bahan yang digunakan. Berikut ini kami rangkum beberapa jenis tinta sablon beserta karakteristiknya.
Jenis & Karakteristik Tinta Sablon Berdasarkan Bahan Dasarnya
-
Water-based
Tinta water-based merupakan tinta berbahan dasar air, maka tinta ini bisa dipakai di bahan yang menyerap air. Beberapa contoh tinta water-based ialah :
- Rubber yaitu tinta yang bersifat lentur dan memiliki daya tutup yang baik. Tinta Rubber dari ANT ink yaitu JP 3000, MX 2000, QA 1500, SN 1000. Perbedaan dari beberapa tinta ini yaitu pada penggunaannya yaitu JP 3000 digunakan di bahan yang sangat elastis, MX 2000 dapat digunakan di mesin dan raster, QA 1500 dan SN 1000 digunakan di bahan semi elastis. JP 3000, MX 2000, QA 1500 sudah ramah lingkungan dan lulus uji kualitas eksport.
- Immitated Discharge yaitu tinta yang menyerap ke dalam bahan dan bersifat lembut hasil sablon di bahan gelap agak vintage. Immitated discharge dari ANT ink yaitu Flat 117 (bisa untuk kombinasi foil) dan Flat 100.
- Extender yaitu tinta transparan dan digunakan hanya di bahan berwarna putih dan warna-warna cerah. ANT ink SP 199 dan HM 2000 bisa untuk cetak CMYK, tinta ini sudah lulus uji eksport. Extender TJ merupakan tinta extender kualitas lokal.
- Special Effect yaitu tinta water based yang dapat menghasilkan efek unik setelah proses cetak dan finishingnya, seperti High Density WB 022 untuk cetak tebal dan timbul, Foaming Paste 3D 2000 untuk efek mengembang, atau tinta Crackle White 305 untuk menghasilkan efek retak-retak pada hasil cetaknya.
-
Solvent-based
Tinta solvent-based merupakan tinta berbahan dasar minyak, cocok digunakan di bahan yang tidak menyerap air. Beberapa contoh tinta solvent-based ialah :
- Nylotex yaitu tinta solvent-based jenis polyurethane dengan dua komponen bersifat lembut dan licin, digunakan untuk bahan tahan air seperti jaket nylon, payung, jas hujan dengan hasil doff/matte
- PU yaitu tinta solvent-based jenis polyurethane untuk cetak di bahan woven heavy density (kerapatan tinggi) dan bahan water proof (tahan air) seperti bahan jaket nylon, payung, jas hujan, tas, sepatu/sendal, kulit/imitasi.
-
Plastisol
Tinta berbahan dasar PVC (Polyvinyl clhoride) yang memiliki keunggulan tidak mudah meyumbat pada screen sehingga dapat digunakan untuk cetak raster dengan tingkat kehalusan tinggi. Plastisol dari ANT ink yaitu Plastisol classic dan Baliplas, untuk baliplas sudah free phthalate dan low temperature (150oC).
-
Silicone
Tinta yang mempunyai sifat lentur tinggi, sangat elastis dan memiliki kualitas yang sangat tinggi dan ramah lingkungan. Tinta silicone dari ANT ink yaitu Silicone Gloss (mengkilap) dan Silicone Matt (Tidak Mengkilap).
Demikian jenis-jenis & karakteristik tinta berdasarkan bahan dasarnya. Share artikel ini ya jika bermanfaat.





WhatsApp Kami