Sablon Plastisol merupakan salah satu jenis sablon yang ramai di pasaran hingga saat ini, hal ini menyebabkan tingginya permintaan penjualan tinta plastisol bagi para penyedia perlengkapan sablon.
Namun sebagian orang masih belum mengetahui perbedaan antara sablon menggunakan tinta plastisol dengan tinta waterbased atau yang akrab disebut rubber. Oleh karena itu, berikut Charlie berikan rangkumannya untuk sabloners dirumah.
Selamat membaca!
1. Bahan Dasar
Plastisol merupakan tinta berbahan dasar PVC (Polyvinyl Chloride), sederhananya biasa disebut minyak ringan, atau beberapa sabloners mungkin lazim menggunakan istilah “plastic solvent” sebagai kepanjangan dari plastisol. Karena berbahan dasar minyak ringan, tinta plastisol akan terasa lebih kental dari tinta waterbased.
Waterbased (Rubber) seperti namanya, tinta ini berbahan dasar air. Oleh karena itu tinta waterbased memiliki tekstur yang lebih mudah di gesut. Namun di beberapa jenis produk, tinta waterbased memiliki sifat yang cepat kering, sehingga untuk pengaplikasian di mesin diperlukan tinta waterbased khusus yang lebih tidak cepat kering agar nantinya tidak membuat screen mampet.
2. Penggunaan
Plastisol cocok untuk di aplikasikan di berbagai jenis pakaian berbahan dasar cotton yang tahan panas. Hal ini dikarenakan tinta plastisol akan memberikan hasil cetak yang sangat lembut apabila diberi finishing dengan di press dengan suhu sekitar 150 derajat Celcius. Proses finishing ini bersifat opsional dan sesuai kebutuhan.
Rubber biasa digunakan untuk mencetak di bahan yang mampu menyerap air dengan baik, dan juga bahan-bahan pakaian yang bersifat elastis seperti polyester, poly-spandex, CVC, cotton hingga cotton-spandex. Oleh karena itu tinta waterbased menjadi pilihan tepat untuk mencetak di kaos, sweater, topi, hingga baju renang.
3. Hasil Cetak
Plastisol memberikan hasil cetak dengan daya tutup yang baik walau digunakan untuk mencetak di kain berwarna gelap sekalipun. Gambar yang dihasilkan memiliki kesan semi-glossy atau sedikit mengkilap, bukan mate/doff. Tinta plastisol juga mampu memberikan hasil yang maksimal untuk desain-desain raster dengan tingkat kehalusan tinggi.
Rubber bisa dibilang sebagai rajanya dalam hasil cetak yang lentur dan elastis. Dan soal daya tutup, tinta rubber sama baiknya dengan plastisol. Bahkan tinta rubber biasa digunakan untuk desain-desain blok yang membutuhkan daya tutup dan ketebalan yang baik. Pada gambar yang dihasilkan, tinta rubber memberi kesan cerah, lembut dan semi-glossy.
4. Data Teknis Sablon Plastisol dan Rubber
Plastisol memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pencetakannya. Untuk melihat data teknis dari tinta plastisol silahkan klik disini.
Rubber juga memiliki beberapa ketentuan yang harus diperhatikan untuk mendapatkan hasil cetak yang optimal. Untuk melihat data teknis dari tinta rubber silahkan klik disini.
Tinta Sablon Plastisol dan Rubber Terbaik bisa saya dapatkan dimana?
Untuk sabloners dirumah yang sedang mencari tinta plastisol dan rubber terbaik dengan harga yang terjangkau, bisa langsung aja nih kunjungi website Charlie SPS untuk cek katalog produknya, atau kunjungi marketplace kami di Shopee dan Tokopedia : Mega Sablon.
Dan untuk konsultasi produk sablon lainnya, sabloners bisa langsung hubungi Whatsapp Digital Marketing kami di 0811-9599-952.
Okay sabloners, sekian dulu untuk artikel kali ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.
Salam Gesut!
By : Charlie’s Agent 044





WhatsApp Kami